Minggu, 09 Maret 2014


Selama ini, Yusuf terbiasa tidur di atas kasur kapuk, bukan kasur busa ataupun springbed. Kasur kapuk memiliki kelebihan dari segi stabilitas bentuknya, tidak mengempis ketika terkena tekanan dan tidak mengembang lagi ketika tekanan itu hilang. Kelebihan lainnya adalah tidak adanya bunyi akibat tekanan itu. Bayi yang sedang terlelap tidur tidak kaget ketika ditinggal Ibunya pergi akibat tiadanya bunyi dan perubahan bentuk kasur.

Lain halnya dengan kasur busa. Kasur ini relatif kurang cocok untuk orang tua yang memiliki bayi. Timbulnya suara dari perubahan bentuk akibat tekanan dapat membuat si kecil terbangun.
Hal itulah yang dialami Yusuf, anakku ketika berada di tempat Utinya. Di tempat Eyangnya (Ibu dari Isteri), semua kasurnya adalah kasur kapuk. Sedangkan di tempat Utinya (Ibuku), semua kasur adalah kasur busa/springbed.
Di tempat Uti, Isteriku musti hati-hati benar dalam bergerak meninggalkan kasur, karena bunyi dan perubahan fisik kasur bisa membuat Yusuf kaget lalu terbangun dan menangis.

0 komentar:

Posting Komentar